Tampilkan postingan dengan label JARINGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JARINGAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 September 2010

Linksys WRVS4400N


Arah pancaran ketiga antena ini dapat disesuaikan dan terangkai dalam satu “bonggol” poros yang juga dapat disesuaikan arahnya.
Namun, bukan kesangaran antena yang menurut kami menjadi nilai lebih dari perangkat jaringan nirkabel keluaran anak perusahaan Cisco ini. Keberadaan perkakas Intrussion Detection System (IDS) menjadi perhatian khusus kami.
Dalam fungsinya sebagai router, sistem IDS akan berposisi sebagai benteng pertahanan keamanan lapis kedua setelah firewall SPI (Statefull Packet Inspection). Sistem IDS memiliki basis data yang berisi signature berbagai macam serangan dan exploit. Seketika, setelah suatu aktivitas dikenali sebagai exploit atau membahayakan jaringan lokal, tindakan pemblokiran diterapkan.
Secara berkala, signature bermacam exploit dan serangan dapat diunduh dari situs resmi Linksys. Signature ini lalu bisa ditambahkan ke basis data signature sistem IDS milik Linksys WRVS4400N. Sistem IDS ini akan melindungi aktivitas yang melibatkan layanan HTTP, FTP, Telnet, serta RPC.
Namun, keamanan tidaklah selalu berarti menyaring paket data dari luar. Seringkali, aktivitas client di dalam jaringan lokal (saat mengakses situs internet yang kurang dikontrol oleh administrator) berpotensi membahayakan tidak hanya client itu sendiri, namun juga komputer client yang lain (bahkan membahayakan aneka server penting).
Untuk itulah, Linksys WRVS4400N menyediakan fasilitas ACL (access control list) yang akan melarang atau mengizinkan akses internet berdasarkan jenis layanan, alamat IP, serta dapat dijadwalkan. Fasilitas yang lebih dikhususkan untuk mengatur layanan HTTP ditemui pada Internet Access Policy. Fasilitas ini akan menyaring alamat maupun content web berdasarkan alamat domain situs sekaligus kata kunci content-nya. Menariknya, baik ACL maupun Internet Access Policy dapat dibentuk dalam berbagai rule tersendiri dan dapat dijadwalkan pemberlakuannya.
Demi memberikan keamanan bagi pengguna, tanpa ragu-ragu Linksys membuka kemungkinan integrasi dengan produk keamanan dari vendor lain. Ini terlihat pada menu ProtectLink yang menyediakan integrasi dengan produk antispam dan URL filter dari TrendMicro. Namun, fasilitas ini secara standar tidak termasuk dalam paket pembelian Linksys WRVS4400N melainkan harus dibeli secara terpisah.
Linksys WRVS4400N juga mengakomodasi skenario, di mana jaringan lokal menjalankan berbagai layanan yang dapat diakses secara langsung dari internet. Fasilitas Port Forwarding yang memiliki kemampuan single port maupun port range bermanfaat untuk meneruskan request layanan dari internet ke server dalam jaringan lokal (yang menjalankan layanan tersebut dan sedang mendengarkan/listening pada nomor port tertentu. Layanan ini diperkuat pula dengan fasilitas Port Trigerring. Sementara itu, fasilitas VPN (Virtual Private Network) yang dimiliki oleh Linksys WRVS4400N mendukung protokol Ipsec, PPTP, maupun L2TP. Fasilitas VPN akan memungkinkan client yang berada di internet bergabung ke dalam jaringan lokal melalui tunnelling.
Mau membangun virtual LAN? Tidak masalah bagi Linksys WRVS4400N. Bahkan fasilitas ini mendukung integrasi dengan server RADIUS, port mirroring, serta protokol RSTP. Tak lupa, produsen Linksys WRVS4400N menyertakan fasilitas QoS (Quality of Service). Fungsi fasilitas ini adalah sebagai bandwith limiter untuk mencegah monopoli bandwidth oleh segelintir client atau sebagai pemberi prioritas alokasi bandwidth terhadap layanan-layanan tertentu. Fasilitas ini dapat diatur berdasarkan alamat IP, jenis layanan, serta arah paket data (upload atau download).
Hasil pengujian kami terhadap kecepatan transfer data nirkabel terhadap Linksys WRV4400N memperlihatkan bahwa pada jarak sekitar 13 meter dan ruang tanpa sekat, wireless router ini memiliki kemampuan throughput maksimal 60,015 Mbps, minimal 24,250 Mbps, serta rerata 48,613 Mbps. Sementara pada ruang yang memiliki banyak sekat dan jarak 13 meter, throughput maksimal adalah 42,083 Mbps, minimal 11,228 Mbps, serta rerata 33,592 Mbps.
Kami juga menguji kinerja firewall SPI pada Linksys WRVS4400N menggunakan fasilitas uji Shield Up di situs web grc.com melalui alamat IP publik. Hasilnya, semua port layanan berada dalam keadaan Stealth. Ini merupakan hasil yang memuaskan.
Pada pengujian system IDS, kami menggunakan tool Nessus yang dilengkapi dengan ratusan exploit (plugins) yang masing-masing mensimulasikan serangan terhadap celah keamanan. Sebelumnya, kami memperbarui signature pada IDS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Nessus menemukan adanya 5 port terbuka, 12 celah kemanan tingkat rendah, serta 1 celah keamanan tingkat tinggi. Namun, setelah dicermati ternyata celah keamanan resiko tinggi disebabkan oleh password login administrator yang masih dalam keadaan standar (default). Maka, sebaiknya Anda mengubah password default tersebut dengan password yang lebih unik dan kuat.
***
Linksys WRVS4400N menyajikan kinerja bandwidth pada level menengah. Sementara dari sisi keamanan, dapat dikatakan bahwa perangkat ini memiliki kinerja yang memuaskan. Ini cocok dengan kebutuhan lembaga tingkat menengah yang membutuhkan keamanan jaringan ekstra.
(Vincent Bayu Tapa Brata)
Spesifikasi Linksys WRVS4400N
Standar IEEE 802.11/b/g/n.
Port
  • 4 x port RJ45 LAN.
  • 1 x port RJ45 WAN lewat modem.
Kecepatan transfer data 100 Mbps
Fasilitas
  • DHCP server.
  • Access Control List.
  • Internet Access Policy.
  • TrendMicro ProtectLink (opsional).
  • Port Forwarding.
  • Virtual Private Network (protokol IPSec, PPTP, & L2TP).
  • Quality of Service (bandwidth manager & limiter).
Dimensi 198 x 131 x 198 mm.
Bobot 550 gram
Kelengkapan
  • Adaptor power Volt, Ampere.
  • Lembar panduan instalasi singkat.
  • CD manual .
  • Kabel RJ45 LAN.
Garansi 3 tahun
Harga kisaran* US$ 290
Situs web http://www.linksys.com
Kontak : ECS Indo Jaya (021) 62312893


KonektifitasDi bagian belakang badan router terdapat 1 port RJ45 untuk koneksi internet (WAN) lewat modem serta 4 port RJ45 untuk koneksi jaringan lokal (LAN).

Kinerja NirkabelGrafik hasil pengujian throughput transfer data secara wireless menggunakan tool NetIQ Chariot.

Kinerja Firewall
Grafik hasil pengujian firewall SPI lewat alamat IP publik, menggunakan fasilitas Shield Up di grc.com.

Kinerja IDSLaporan (report) hasil pengujian celah keamanan terhadap sistem IDS menggunakan exploit Nessus.

Plus : Firewall SPI aman; sistem IDS cukup kuat.
Minus : Antena tidak dapat dilepas-tukar.

Skor Penilaian
Kinerja 4
Fasilitas 4,75
Penggunaan 4,25
Harga 3,5
Skor Total 4,13

Telebit NC600W

Thin Client dengan Dukungan Nirkabel
Biasanya thin client yang umum digunakan sekarang ini masih menggunakan bantuan kabel LAN sebagai penghubung antarclient-nya. Namun Telebit NC600W memberikan sebuah feature koneksi tambahan melalui koneksi nirkabel. Meskipun demikian, thin client ini tetap menyediakan sebuah port RJ45 apabila Anda membutuhkan koneksi via kabel LAN.
Layaknya thin client lainnya, Telebit NC600W juga memiliki aneka port yang umum ditemui, seperti port D-Sub dan USB.
Telebit NC600W merupakan salah satu thin client yang sangat menarik berkat feature nirkabelnya. Selain itu, telah disediakan juga semacam "sangkar" untuk meletakkan alat ini di dinding. Paket penjualannya selain menyertakan sebuah thin client dan antena nirkabel, juga menyertakan sebuah CD instalasi yang sayangnya tidak menyertakan petunjuk penggunaan. (Steven Irwandi)
 Spesifikasi Telebit NC600W
Situs Web
Garansi
1 Tahun
Harga*
US$
Kontak: Media Polar (021) 7314507

Level One WAP-6010

Sebagai sebuah access point, Level One WAP-6010 memiliki feature yang terbilang sederhana. Namun kinerjanya cukup dapat diandalkan untuk sebuah jaringan kecil, rumah, atau pun kantor Anda.
Bentuk Level One WAP-6010 termasuk kompak dan ringan. Seluruh bagian badan Level One WAP-6010 terbungkus oleh bahan plastik yang berwarna hitam sehingga tidak akan terlalu menarik perhatian.
Level One WAP-6010 telah menggunakan standar wireless 802.11n yang mampu memberikan kecepatan maksimal hinggal 300 Mbps. Namun apabila perangkat yang terhubung dengan WAP-6010 ini menemui masalah kompatibilitas, WAP-6010 ini juga dapat menyesuaikan standar yang digunakan menjadi 802.11b atau 802.11g yang kecepatannya lebih rendah.
Di bagian muka WAP-6010, terdapat tombol atau pun lampu indikator yang tidak terlalu banyak. Hanya terdapat tiga buah lampu yang menunjukkan aktivitas jaringan LAN dan WAN, serta satu buah tombol untuk mengaktifkan feature WPS. Di bagian belakangnya, hanya terdapat satu buah port RJ45 yang berfungsi ganda sebagai port LAN sekaligus WAN. Dua buah antena yang ada di bagian belakangnya dapat dilepas pasang sehingga penggunanya dapat lebih fleksibel saat ingin menggantinya dengan yang lebih kuat daya pancarnya.
Pengaturan awal Level One WAP-6010 cukup mudah. Bahkan di dalam antarmuka web-nya, terdapat opsi Setup Wizard untuk melakukan konfigurasi secara mudah dengan panduan-panduan yang ada. Namun untuk pengguna yang lebih mahir, Anda dapat melakukan pengaturan aneka feature yang diperlukan melalui menu yang ada di bawahnya.
Aneka feature yang ada pada Level One WAP-6010 terbilang biasa-biasa saja. Terdapat aneka feature standar yang umumnya hadir pada wireless access point. Level One WAP-6010 dapat beroperasi pada berbagai modus seperti modus AP, AP client, bridge, WDS (Wireless Distribution System), atau pun sebagai repeater. Fungsi-fungsi keamanannya juga termasuk standar, seperti perlindungan dengan metode enkripsi WEP, WPA, WPA2, WPA-PSK, dan WPA2-PSK. Selain itu, Level One WAP-6010 juga dapat melakukan penyaringan (filtering) terhadap MAC address yang dilarang ataupun diperbolehkan untuk bergabung ke dalam jaringan. Fungsi WPS tersebut juga dapat diaktifkan apabila Anda menggunakan metoda enkripsi WPA atau WPA2.
Kinerja Level One WAP-6010 termasuk cukup baik. Hasil uji kami dengan aplikasi uji NetIQ Chariot (dikoneksikan dengan klien wireless adapter kelas N), menunjukkan throughput yang cukup baik. Throughput rata-rata yang dihasilkan sebesar 67,10 Mbps dengan pencapaian tertinggi sebesar 80,00 Mbps. Dan respon WAP-6010 ini dalam menerima dan meneruskan data juga cukup baik. Nilai respon rata-ratanya sebesar 1,19 detik, meskipun beberapa saat sempat menyentuh angka 3,32 detik.
***
Kinerja yang diberikan oleh Level-One WAP-6010 terbilang lumayan. Kemampuannya cukup memadai untuk sebuah jaringan kecil di rumah ataupun kantor. Fungsi-fungsi keamanannya memang tidak berlimpah, namun fungsi-fungsi standar yang umumnya dibutuhkan sudah hadir. Panel kontrol yang dimilikinya pun cukup mudah untuk dipahami. Panel ini juga dilengkapi dengan wizard yang akan menuntun para pemula dalam melakukan konfigurasi pada Level One WAP-6010. (Steven Irwandi)

Sppesifikasi Level One WAP-6010
Standar
802.11b, 802.11g, 802.11n
Konektor
1 x WAN/LAN
Modus Operasi
Router, Access Point, Bridge
Kecepatan transfer data
Maksimum 300 Mbps
Fitur
DHCP Server
WPS
MAC Address Filter
Dimensi
146 mm  x 101,5 mm x 33,5mm
Bobot
188 gram
Kelengkapan
2 x Antena
Power adapter
Kabel RJ45
CD Manual & Buku Panduan
Garansi
1 tahun
Situs web
Kisaran harga
US$ 91
Kontak: Digital Network Solusindo (021) 53653027




Bagian muka
WAP-6010 dilengkapi indikator aktivitas jaringan dan tombol WPS





Bagian belakang
WAP-6010 hanya dilengkapi satu buah port RJ45 yang berfungsi ganda sebagai port LAN dan WAN.






Grafik
hasil pengujian throughput transfer data secara wireless menggunakan NetIQ cgariot



Plus
     :  Ukuran kompak; Kelas N.
Minus : Port RJ45 hanya satu buah; feature biasa saja.
Skor Penilaian
Penggunaan      : 3,75
Fasilitas             : 3,5
Kinerja               : 3,75
Harga                 : 4
Skor Total          : 3,73

TP-Link TL-WA701ND

TP-Link TL-WA701ND merupakan sebuah access point yang cukup sederhana. Bentuk fisiknya tidak terlalu besar. 
Access Point ini dilengkapi dengan sebuah antena di bagian belakangnya. Antena tersebut dapat dilepas-pasang apabila Anda berminat menggantinya dengan yang lebih besar. 
Access Point ini memiliki fungsi serta feature yang umumnya hadir pada access point kebanyakan. Anda dapat melakukan pengaturan pengamanan dengan metode enkripsi yang menyediakan pilihan, mulai dari WEP hingga WPA2. Terdapat juga sebuah tombol pintasan di bagian depan untuk langsung mengaktifkan modus pengamanan.
Secara keseluruhan, TP-Link TL-WA701ND merupakan sebuah access point yang cukup menarik. Aneka feature yang dimilikinya cukup memadai dan kualitas sinyal yang dihasilkannya juga bagus. Selain itu juga access point ini memiliki beberapa modus operasi, termasuk untuk berhubungan dengan access point lainnya (Bridge). (Steven Irwandi)

Spesifikasi TP-Link TL-WA701ND
Standar
802.11b, 802.11g, 802.11n
Konektor
1 x WAN/LAN
Modus Operasi
Router, Access Point, Bridge
Kecepatan transfer data
Maksimum 300 Mbps
Feature
DHCP Server
WPS
MAC Address Filter
Kelengkapan
Antena
Power adapter
Kabel RJ45
CD Manual & Buku Panduan
Garansi
1 Tahun
Situs web
Kisaran harga*
Rp 300.000,-
Kontak: Central Cipta Kemakmuran (021) 5364773, 5364778

NComputing U170

Berdasarkan alasan kemudahan dan efisiensi penggunaan komputer, Anda dapat menggunakan satu buah komputer untuk beberapa pengguna sekaligus, bahkan tanpa perlu bergantian. NComputing U170 akan membantu Anda untuk menerapkan hal tersebut.
NComputing U170 memiliki bentuk yang cukup kompak dan ringan. Layaknya perangkat sejenis, NComputing U170 dilengkapi dengan beberapa port yang digunakan pada PC seperti konektor D-Sub yang mampu menampilkan resolusi hingga 1600 x 1200 piksel atau 1680 x 1050 piksel, port audio, dan dua buah port USB untuk keyboard dan mouse Anda.
Cara menggunakannya pun sangat mudah. Cukup hubungkan perangkat ini ke PC Anda melalui port USB yang telah disediakan, lakukan instalasi software pada PC, lalu restart PC. Anda seolah-olah akan memiliki lebih dari satu PC. (Steven Irwandi)
Spesifikasi NComputing U170
Situs Web
Garansi
1 tahun
Harga
US$
Kontak: Megatronik Mitraniaga (021) 6338839, 6338821

Cisco RVS4000

Router Antipenyusup untuk UKM
Firewall
memang merupakan benteng pertahanan lapis pertama di router ethernet ini, Namun fasilitas Intrusion Detection/Prevention System menjadi benteng pertahanan lapis kedua.
Sekilas pandang, bentuk fisik Cisco RVS4000 sangat mirip dengan wireless router Linksys WRVS4400N yang sudah kami uji pada edisi bulan lalu. Cisco RVS4000 juga dilengkapi dengan tatakan/penyangga vertikal sehingga dapat diposisikan berdiri untuk menghemat penggunaan ruang. Bedanya, Linksys WRVS4400N menggunakan antena, sedangkan Cisco-RVS4000 tidak. Empat port LAN (jaringan lokal) untuk kabel RJ45 yang ada di belakang badan router memiliki kecepatan transfer paket data 1000 mbps alias gigabit ethernet sehingga mendukung penggunaan kabel RJ45 jenis CAT5E atau CAT6.
Pengguna Cisco-RVS4000 tidak perlu khawatir terhadap semakin dekatnya era IPv6, lantaran router kabel ini, termasuk sistem DHCP server di dalamnya, mendukung kompatibilitas dengan sistem pengalamatan IPv4 maupun IPv6.
Walaupun bentuk fisik sangat mirip dengan Linksys WRVS4400N, fasilitas manajemen dan pengamanan yang ada dalam Cisco-RVS4000 kami nilai lebih beragam. Ada fasilitas IP Sweep Detection yang akan mengenali adanya upaya ilegal untuk memindai (scanning) alamat-alamat IP client. Ada juga fasilitas Instant Messeger Control untuk mengatur dengan siapa saja client boleh berkomunikasi (dan melarang aktivitas yang berpotensi membahayakan jaringan lokal seperti pengiriman berkas lewat instant messenger). Fasilitas Peer to Peer Control berfungsi mengatur bagi-pakai berkas antar-client secara langsung. Fasilitas Application Anomaly Detection akan mengenali ketidaknormalan kerja aplikasi dan langsung memberikan peringatan.
Selebihnya, fasilitas pengaturan dan pengamanan jaringan yang dimiliki oleh Cisco-RVS4000 sama dengan yang ada pada Linksys WRVS4400N. Fasilitas pertama adalah ACL (access control list) untuk mengatur izin akses internet berdasarkan jenis layanan, alamat IP, serta dapat dijadwalkan. Fasilitas kedua yang juga dapat dijadwalkan adalah Internet Access Policy. Fasilitas ini hampir sama dengan ACL, namun lebih dikhususkan untuk layanan internet berbasis protokol HTTP (dan akan menyaring alamat maupun content web berdasarkan kata kunci). Fasilitas ketiga, Port Forwarding yang mencakup kemampuan penanganan single port maupun port range, memungkinkan penerusan request layanan dari internet ke server dalam jaringan lokal (yang menjalankan sebuah layanan dan listening pada nomor port tertentu). Fasilitas Port Forwarding ini diperkuat dengan fasilitas Port Trigerring.
Fasilitas yang menjadi nilai tambah bagi Cisco-RVS4000, yaitu VPN (Virtual Private Network) yang mendukung protokol IPsec, PPTP, maupun L2TP. Fasilitas VPN memungkinkan client yang berada di internet bergabung ke dalam jaringan lokal secara aman melalui tunell.
Fasilitas virtual LAN pada Cisco-RVS4000 mendukung integrasi dengan server RADIUS, port mirroring, serta protokol RSTP. Tak kalah menariknya, fasilitas QoS (Quality of Service) mampu menanggulangi masalah monopoli bandwidth dalam jaringan lokal. Caranya dengan membatasi bandwidth berdasarkan nomor port, jenis protokol layanan serta jenis aplikasi.
Hasil pengujian kami terhadap firewall SPI (Statefull Packet Inspection) pada Cisco-RVS4000 (menggunakan fasilitas Shield-Up di situs terpercaya grc.com) menunjukkan bahwa tidak ada port layanan yang terbuka (Open). Sebagian besar port layanan berada dalam status tertutup (Closed), sedangkan beberapa di antaranya berstatus tersembunyi (Stealth). Pada pengujian ini, kami memposisikan Cisco-RVS4000 sebagai gateway terdepan dan menggunakan alamat IP publik.
Kami juga menguji sistem IDS/IPS pada Cisco-RVS4000 menggunakan tool Nessus yang memiliki ribuan expolit simulasi serangan terhadap celah keamanan. Sebelumnya, kami mengunduh signature IPS/IDS terbaru di situs resmi Cisco dan memperbarui basis data signature IDS/IPS dalam Cisco-RVS4000. Sebaliknya, kami juga melakukan update terhadap plugins dan exploit dalam Nessus. Hasil pengujian menunjukkan adanya 5 port terbuka, 12 celah kemanan tingkat rendah, serta 1 celah keamanan tingkat tinggi. Ternyata celah keamanan dengan resiko keamanan tinggi tersebut diakibatkan oleh password login administrator ke dalam antarmuka web yang masih dalam keadaan standar (default). Dari sebab itu, sebaiknya Anda mengubah password default tersebut dengan yang lebih unik dan kuat.
***
Cisco-RVS4000 mampu menjadi investasi infrastruktur jaringan kabel yang andal dan siap menghadapi era IPv6. Dukungan gigabit ethernet memenuhi kebutuhan jaringan yang cepat. Sistem IDS dan VPN memperkuat kerja firewall dalam memenuhi kebutuhan terhadap keamanan jaringan ekstra. (Vincent Bayu Tapa Brata)
Spesifikasi Cisco-RVS4000
Port
- 4x port gigabit ethernet RJ45 untuk LAN (jaringan lokal).
- 1x port gigabit ethernet RJ45 untuk WAN (internet lewat modem).
Kecepatan transfer data
1000 Mbps.
Fasilitas
- DHCP server support IPv4 & IPv6.
- Access Control List.
- Internet Access Policy.
- TrendMicro ProtectLink (opsional).
- Port Forwarding.
- Port Triggering.
- Virtual Private Network (protokol IPsec, PPTP & L2TP).
- Quality of Service (bandwidth manager & limiter).
- IP Sweep Detection.
- Instant Messenger Control.
- Application Anomaly Detection.
Dimensi
170 x 41 x 170 mm.
Bobot
380 gram.
Kelengkapan
- Adaptor power 12 Volt, 1 Ampere.
- Lembar panduan instalasi cepat.
- CD manual.
- Kabel RJ45.
- Tatakan/penyangga posisi vertikal.
Garansi
1 tahun.
Kisaran harga
USD 135
Situs web
Kontak: ECS Indo jaya, telepon (021) 62312893.


Report
pengujian kinerja fasilitas Intrusion Detection/Prevention System dengan exploit Nessus.









Grafik
hasil pengujian kinerja firewall dengan fasilitas Shield Up di situs web grc.com.






Plus    
: Firewall SPI relatif aman; sistem IDS/IPS cukup kuat; dukungan gigabit ethernet.
Minus : Status seluruh port layanan di firewall perlu ditingkatkan menjadi Stealth.
Skor Penilaian
Penggunaan      : 4
Fasilitas            : 4,5
Kinerja             : 3,75
Harga               : 4
Skor Total        : 4,15